Background

Background

Silahkan klik beberapa gambar di bawah ini

  • image1
  • image2
  • image3
  • image4
  • image2
  • image1
  • image4
  • image3

Sejarah Baru di Masjid Al Noor, Christchurch
Hasil gambar untuk masjid al noor di new zealand 
Masjid Al Noor adalah masjid besar di RiccartonChristchurch, Selandia Baru. Bangunan ini dikelola oleh Asosiasi Muslim Canterbury.
Dibangun pada tahun 1984-85, Masjid Al Noor adalah masjid paling selatan di dunia hingga tahun 1999. Dr. Mohammad Olyan, adalah salah satu pendiri dari masjid.
Pada tahun 2003, komunitas Muslim Christchurch menyelenggarakan "Hari Muslim Māori Nasional" di masjid. Pada tahun yang sama, kontroversi muncul di dalam komunitas Muslim lokal di sekitar pengelolaan masjid; kedatangan anggota baru asal Arab dan Somalia memicu ketegangan dengan anggota sebelumnya yang berasal dari Asia Selatan, yang belakangan memiliki budaya yang berbeda dan interpretasi Islam yang lebih moderat.
Pada 15 Maret 2019, situs tersebut, bersama dengan Linwood Islamic Centre, menjadi sasaran penembakan di masjid Christchurch. Empat puluh dua jemaah ditembak dan dibunuh di dalam masjid. Olyan termasuk di antara yang terluka.
Masjid ini terbuka bagi semua kalangan baik muslim maupun non muslim di New Zealand.
Baik untuk beribadah atau sekedar berkunjung, maupun untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang Islam dan muslim.
Selama lebih dari 20 tahun masjid Al-Nur melayani kunjungan dari berbagai komunitas termasuk kunjungan dari murid murid sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama bersama guru guru mereka.
Para mahasiswa dari berbagai universitas, peneliti, aktivitis kampus, civitas akademika, turis maupun dari lembaga pemerintahan dengan berbagai keperluan.
Masjid Al-Nur menjadi pusat aktivitas muslim di Christchurch untuk pelaksanaan salat lima waktu berjamaah, salat Jumat, Idulfitri dan Iduladha, termasuk juga penyelenggaraan kelas pendidikan Islam.
Aktivitas aktivitas sosial seperti pernikahan, penyelenggaraan jenazah dan sebagainya juga kerap dilaksanakan di masjid itu.
Pengelolaan Masjid Al-Nur
Masjid Al-Nur Christchurch dikelola oleh Asosiasi Muslim Cantenbury (The Muslim Association of Canterbury-MAC) yang merupakan induk organisasi bagi berbagai organisasi Islam di Selandia Baru.
The Muslim Association of Canterbury (MAC) pertama kali dibentuk tahun 1977 di Christchurch, Selandia Baru (New Zealand) sebagai sebuah organisasi nirlaba bagi semua muslim di Selandia Baru.
Mau membangun Kubah Masjid yang bahan GRC atau enamel bisa mudahcaranya silahkan hubungi kami untuk konsultasi desain, harga dan cara memulai pekerjaan.
Kami sudah memiliki banyak pengalaman mengerjakan kubah masjid baik di perkotaan maupun di pedesaan, bahkan sampai ke pelosok pedalaman.
HUBUNGI NO WA 0812-1572-277 (T_Sel)



Keunikan Arsitektur Masjid Kubah Emas Dian Al-Mahri
      Masjid adalah tempat beribadah bagi umat islam ,pada zaman Rosulullah SAW Masjid juga di gunakan untuk berkumpul Bersama para Sahabat ,jika membahas tentang Masjid tidak Pernah lepas tentang Arsitektur tentang masjid ,yang di setiap daerah pasti mempunyai keunikan  tentang Masjid di masing masing daerah .
     Kali ini kita akan Membahas tentang Keunikan Masjid kubah Emas Dian Al-Mahri yang berada di Indonesia yang tepat nya berada di kota Depok .Masjid ini sangat unik karena di bagian kubah masjid ini dibuat dari bahan EMAS dan membuat masjid ini tampak lebih indah dan mewah ,padahal biasanya kubah masjid itu kebanyakan terbuat dari semen ,stenlis.tapi mesjid Dian    AL – Mahri ini sangat berbeda dari mesjid mesjid yang lain karena kubah nya yang berlapiskan emas .





       Mesjid Dian Al-Mahri ini Menjadi mesjid pertama kali di Indonesia yang kubah nya terbuat dari emas ,Mesjid ini di buat pada tahaun 2001 dan selesai pada 2006 sedangkan mesjid ini mulai di buka untu umum pada tanggal 30 Desember 2006.masjid inin didirikan di atas tanah yang berukuran 60*120m atau kurang lebih luasnya sekitar 8000 meter.Selain digunakan tempat .
   Untuk beribadah masjid ini juga biasa digunakan untuk wisata rohani atau rekreasi karna masjid ini memiliki halaman yang sangat luas.
   Selain memiliki ke unikan di bagian kubah yang berlapis emas ,ternyata masjid ini juga memiliki keunikan lain yaitu memiliki 1 utama dan 4 kubah pendamping yang terbuat dari emas tebal emas kubah masjid ini adaah 2-3 meteran jadi bisa di bayangkan betapa indah dan megah nya masjid ini .
   Keunikn yang kedua adalah kubah masjid Dian AL-Mahri ini mirip dengan kubah Masjid          Taj-Mahal di india tdak di ketahui ini berupa kesengajaan atau hanya sebuah kebetulan .
     Dan keunikan yang ketiga adalah kuabh Utama masjid ini memiliki ukuran yang sagat besar yaitu diameter lingkaran  bawah adalah 16meter dan diameter kubah tengah aadala 20 meter dan dengan tinggi 8m.
Mau membangun Kubah Masjid yang bahan GRC atau enamel bisa mudahcaranya silahkan hubungi kami untuk konsultasi desain, harga dan cara memulai pekerjaan.
Kami sudah memiliki banyak pengalaman mengerjakan kubah masjid baik di perkotaan maupun di pedesaan, bahkan sampai ke pelosok pedalaman.
HUBUNGI NO WA 0812-1572-277 (T_Sel)




Jasa Pembuatan Kubah Masjid





     Kubah Masjid  adalah salah satu unsur arsitekur yang sangt melekat di saat pembuatan masjid .Kubah masjid di masing-masing tempat atau daerah selalu berbeda-beda ada yang berbentuk seperti bola ,setengah linkaran ,berkerucut ,ada juga ‘kubah bawang,(karena  bentuk nya hamper menyerupai bawang ).
     Biasanya kubah masjid itu di letakkan di tempat paling tertinggi di atas bangunan sebagai atap.Kubah masjid itu tersendiri mempunyai banyak motif yang berbeda dan membut kubah itu sendiri menjadi lebih indah .Bahan pembuatan kubah masjid itu sendir berbeda-beda ada yang berbahan  Enamel  , Galvalum baja ringan ,dan masih banyak lagi bahan yang di gunakan dalam pembuatan kubah masjid .





      Dan Kami ingin membahas sedikit tentang  Kelebihan  Kubah Masjid Berbahan Enamel dan    Galvalum :
1.       Kubah panel lebih indah dengan warna yang begitu mencolok tajam dan lebih tahan lama .
2.      Memilki resiko Kerusakan yang sangat kecil apabila terjadi bencana alama .
3.      Pemasangan  nya tidak membutuhkan waktu yang lama karena kuabah masjid yang berbahan Enamel dan galvalum sangat ringan. Jadi lebih mempersingkat waktu.
4.      Potensi rembes atau bocor sangat kecil bila menggunakan bahan ini Karena bahan yang di gunakan lebih bagus di bandingkan bahan lainya ,dan apabila terjadi kerusakan di kubah masjid    yang terjadi akibat  bencana alam maka resikobiaya yang digunkan pun relative murah di bandingkan dengan kubah masjid yang berbahan beton .
Demi menjamin kelangsungan kenyaman anda beribadah maka pastinya anda membeli  kubah masjid yang bagus dan terjamin ,jangan sampai anda tergiur dengan harga yang murah karena harga yang relative murah belum tentu menjamin kubah yang bagus dan awet .
Oleh sebab itu ,maka pastikan anda membeli yang terbaik dengan harga yang terjangkau ,yang sesuai dengan omsed dana anda sehingga anda tidak mengorbankan mutu .
Mau membangun Kubah Masjid yang bahan GRC atau enamel bisa mudahcaranya silahkan hubungi kami untuk konsultasi desain, harga dan cara memulai pekerjaan.
Kami sudah memiliki banyak pengalaman mengerjakan kubah masjid baik di perkotaan maupun di pedesaan, bahkan sampai ke pelosok pedalaman.
HUBUNGI NO WA 0812-1572-277 (T_Sel)


Beberapa Trik Jitu Untuk Memilih Kubah Masjid Yang Menarik
Hasil gambar untuk kubah masjid
     Pengurus masjid selalu berlomba-lomba untuk menampilkan kubah yang elegan dan menarik dengan disesuaikan desain eksterior dari bangunan masjid itu sendiri. Terpisah dari fungsinya sebagai dekorasi eksterior sebuah masjid, kubah masjid ini difungsikan sebagai penanda bagi siapa saja yang menginginkan untuk menemukannya serta sebagai penunjuk kiblat.
    Atas dasar ini juga, banyak pihak kontraktor kubah masjid yang juga memberikan penawaran atas motif menarik yang diwujudkan dalam sebuah kubah pada masjid. Dengan banyaknya motif yang beredar di pasaran tentunya tidak semua motif akan cocok untuk dipadukan dengan desain masjid itu snendiri. Oleh sebab itu, sebagai konsumen anda harus jeli dalam memilih jenis kubah yang didasarkan atas motifnya.
  1. Kondisi Alam Sekitar
   Dalam hal ini, keterkaitan antara kondisi alam dengan pemilihan motif pada sebuah kubah sangatlah erat jika dilihat dari sisi keindahan dan keserasiannya. Alam Indonesia yang sebagian besar didominasi oleh hutan akan menjadikan pemilihan kubah sebagai hal penting untuk membuat posisi masjid bisa diketahui dari jarak jauh. Selain itu, jika sebuah masjid berlokasi di pesisir pantai, maka akan lebih baik jika anda memilih sebuah kubah masjid yang motifnya didominasi dengan warna putih.Dan ketika di pegunungan maka akan lebih inda  bila kubah masjidberwarna hijau .

  1. Tradisi Warga Setempat
    Sebuah tradisi yang berkembang di wilayah setempat memberikan patokan bagi pihak masjid yang menginginkan untuk memilih motif kubah masjid. Kaitannya akan hal ini, bisa dikatakan bahwa setiap kelompok masyarakat memiliki kepercayaan masing-masing atas dilarangnya beberapa warna tertentu untuk diaplikasikan pada sebuah kubah.
  1. Lakukan Konsultasi Dengan Pihak Terkait
   Ketika anda ingin memutuskan untuk memilih motif kubah masjid, akan lebih baik jika anda mengkonsultasikannya dengan pihak terkait, apakah itu pihak masjid dengan melibatkan masyarakat sekitar atau juga pihak kontraktor yang akan membantu dalam menyelesaikan pengerjaan pemasangan kubah. Dengan melakukan konsultasi, maka anda akan menemukan motif kubah yang sesuai dengan desain arsitektur eksterior kubah tersebut.


Masjid Agung Magelang


   Assalamualikum wr wb ,kembali lagi bertemu dengan kami ,pada kesempatan kali inikami akan membahas tentang sejarah singkat Masjid Agung Magelang berikut singkt ceritanya .
Masjid ini adalah salah satu saksi sejarah pergantian era kepimpinan dari masa ke masa,mulai dari Kolonial Belanda, Jepang dan era pasca kemerdekaan. Tidak banyak memang sumber yang bisa mendeskripsikan mengenai sejarah bangunan ini. Dari beberapa informasi baik itu yang tertuang dalam buku kuno peninggalan Belanda maupun saksi sejarah, kita berusaha mencari tahu mengenai sejarah berdirinya masjid ini.
Menurut salah seorang saksi sejarah yang juga ketua takmir masjid kauman, H Djauhari. Masjid tersebut didirikan sekitar tahun 1650 oleh seorang tokoh ulama dari Jawa Timur KH Mudakir (dimakamkan di belakang masjid). Pada awal berdirinya bangunan tersebut belum semegah sekarang, hanya berbentuk musala kecil kalau orang dahulu menyebutnya langgar. Pertama berdiri fasitasnya pun sangat terbatas, disana belum disediakan tempat wudhu. Hal ini dikarenakan pada masa itu Kota Magelang belum bisa teraliri air. Jamaah dan masyarakat yang akan salat disana mengambil air wudhu di Sungai Progo yang jaraknya sekitar 1 km dari langgar tersebut.
“Baru tahun 1779 ada sumur didekat masjid dan bisa digunakan untuk wudhu,” ujar H Djauhari yang juga pensiunan pegawai Telkom ini.
Baru pada tahun 1797 bangunan tersebut mengalami pemugaran. Pemugaran dilakukan dengan menambah mimbar untuk khotbah dan tiang (soko) guru yang terbuat dari kayu jati yang didatangkan dari Bojonegoro. Pemugaran ini tertera dalam prasasti yang ditulis dengan dua bahasa yaitu bahasa Arab dan Belanda, hingga sekarang prasasti tersebut terawat dengan baik dan berada di dalam masjid.
Menurut buku berbahasa Belanda yang disarikan oleh salah seorang pemerhati kota toea yang juga kandidat Doktor Tehnik arsitektur dan perencanaan Universitas Gadjah Mada, Wahyu Utami.  Bupati Magelang pertama yaitu RA Danoeningrat I, tahun 1810 membangun langgar tersebut menjadi sebuah masjid. Walaupun dibuat menggunakan arsitektur Belanda namun bangunan itu masih belum berbentuk sekarang. Nantinya masjid ini masih mengalami pemugaran hingga berbentuk megah seperti yang dilihat saat ini.
Pada masa pemeritahan Bupati Magelang ke II yaitu RAA Danoeningrat II, tahun 1835 bangunan ini mengalami pemugaran. Pergantian pemerintahan, bupati ke III yaitu RAA Danoeningrat III masjid yang berdiri di atas lahan seluas 3200 meter persegi ini pun kembali mengalami pemugaran. Tepatnya tahun 1871 dimasjid ini ditambah serambi muka dan menara kecil di depan masjid (bukan menara seperti sekarang). Seperti pendahulunya bupati ke IV yaitu Danoekoesoemo juga kembali menambah beberapa bagian masjid.
Baru pada masa pemerintahan Bupati ke V yaitu RAA Danoesoegondo masjid ini mengalami pemugaran besar-besaran yang dilakukan pada tahun 1934. Untuk pemugaran tersebut, bupati ke V juga bertindak sebagai ketua pembangunan menggunakan bantuan biro arsitek berkebangsaan Belanda yaitu Heer H Pluyter. Pemugaran tersebut menghasilkan bangunan masjid seperti yang terlihat sekarang (minus menara di depan masjid).
Ditambahkan H Djauhari pada tahun 1991 pada masa wali kota dipegang oleh Bagus Panuntun didirikan menara dengan ketinggian 24 meter dan tempat wudhu pria dan wanita serta teras depan sehingga bangunan tersebut nampak persis seperti yang kita lihat sekarang.
    


Pada masa perang kemerdekaan, masjid ini juga menjadi salah satu saksi sejarah. Masjid ini sempat dijadikan markas tentara rakyat yang akan berperang dengan Belanda. Pada masa Klas pertama yang terjadi pada sekitar tahun 1947 masjid ini dijadikan persinggahan tentara rakyat yang berasal dari Surabaya dan Madura.
Tentara dari berbagai daerah tersebut akan menuju Parakan untuk meminta senjata dan doa dari seorang ulama yang bernama Kyai Subechi. Dari Magelang mereka naik kereta menuju Parakan. Untuk mencukupi logistic tentara, didirikan dapur umum yang berada di Kampung Kejuron, Kelurahan Cacaban Kecamatan Magelang Tengah.
“Saat itu saya berumur 12 tahun, dan masih ingat persisnya seperti apa. Daerah sekitar masjid merupakan basisnya pejuang kemerdekaan,” terang bapak 5 orang anak ini.
Pada saat terjadi klas kedua yaitu tahun 1948, masjid ini sempat mengalami kerusakan pada bagian atap dan tembok sebelah utara. Kerusakan ini diakibatkan serangan tentara Belanda dan tentara bayaran Ghurka. Masjid yang dijadikan maskar tentara perjuangan ini dibombardir dengan maksud untuk menghancurkan pejuang kemerdekaan.
Kiblat Masjid ini merupakan salah satu dari 3 masjid di Jawa Tengah yang mempunyai kiblat lurus dengan Mekah, dua masjid lainnya adalah masjid di Grobogan dan Masjid Agung Jawa Tengah. Walau sudah berulang kali mengalami pemugaran kiblat masjid ini tidak pernah dirubah sejak pertama didirikan oleh KH Mudakir.
Pada saat didirikan oleh bupati pertama, kepengurusan dilakukan oleh bidang kepenghuluan. Setelah Departemen Agama (Depag) berdiri sekitar tahun 1945 masjid ini dikelola oleh Depag. Baru pada tahun 1960 terbentuk kepengurusan takmir masjid.
Setelah terbentuk kepengurusan takmir masjid, kegiatan keagamaan kian tertata dan maju. Salah satu tradisi yang masih terjaga hingga sekarang adalah pahingan yang dilakukan selapan (36 hari) pada hari Minggu pahing. Kegiatan ini dilakukan mulai tahun 1967, jamaah yang datang pun bukan hanya dari Kota Magelang melainkan dari luar kota. (Bhekti Wira Utama).

Itulah sedikit informasi tentang Masjid Tua Palopo ,Untuk itu bagi anda yang ingin membangun maupun merenovasi masjid, percayakan semua kepada kami.dengan begitu hasil bangunan kubah bisa maksimal dari seluruh aspek ,kami sudah berpengalaman lama dalam bidang ini .
     Mau membangun Kubah Masjid yang bahan GRC atau enamel bisa mudahcaranya silahkan hubungi kami untuk konsultasi desain, harga dan cara memulai pekerjaan.
Kami sudah memiliki banyak pengalaman mengerjakan kubah masjid baik di perkotaan maupun di pedesaan, bahkan sampai ke pelosok pedalaman.
HUBUNGI NO WA 0812-1572-277 (T_Sel)


Masjid An Naumi
Hasil gambar untuk masjid permen di yogyakarta 
   Assalamualikum wr wb ,kembali lagi bertemu dengan kami ,pada kesempatan kali inikami akan membahas tentang sejarah singkat Masjid Agung Magelang berikut singkt ceritanya .

Masjid ini berada di dalam komplek Rumah Makan Ayam Goreng Mbok Berek, dan sengaja di bangun oleh pemiliknya Nur Indarti. Menurut Takmir Masjid An Nurumi, Slamet Budiono Jarod, pendirian masjid ini dulunya atas prakarsa Hajjah Umi Nursalim yang merupakan pemilik Ayam Goreng Mbok Berek dan almarhum ibunya, Nur Indarti .Ketika itu, Hajjah Umi Nursalim dan ibunya, Nurindarti berangkat umrah ke Tanah Suci. Setelah menjalankan ibadah umrah, keduanya pulang melewati Eropa Timur. Di Eropa Timur, Ibu Hajjah Umi Nursalim dan ibunya, Nurindarti singgah di kota Kremlin (Rusia).
Saat di Kota Kremlin itu, keduanya menjalankan ibadah di sebuah masjid yang dikenal dengan sebutan Masjid Kremlin. Terinspirasi dengan bangunan tersebut, keduanya pun lantas berkeinginan membangun masjid dengan arsitektur serupa. Setelah pulang ke Yogyakarta, cita-cita Hajjah Umi Nursalim dan ibunya, Nurindarti pun akhirnya tercapai. Pada tanggal 7 Juli 2005, proses pembangunan masjid di Candisari, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, mulai dilakukan. Masjid ini selesai dibangun pada tahun 2007, dan kemudian diresmikan oleh Gubernur Yogyakarta sekaligus Raja Keraton Ngayogyakarta, Sri Sultan HB X.
Keunikan Masjid An Nurumi terletak pada bentuk kubahnya yang memanjang keatas dan dicat berwarna-warni. Selain itu, bagian dalam tepatnya di langit-langit terdapat lima rongga memanjang ke atas. Di dalam rongga yang merupakan bagian dari kubah tersebut terdapat ornamen kaligrafi bertuliskan asmaul khusna
Karena terletak di tepi jalan raya besar yang sering dilewati wisatawan, keberadaan Masjid An Nurumi terlihat mencolok. Banyak pelancong yang menyempatkan untuk berhenti dan mengunjungi masjid ini sekaligus beribadah shalat. Setelah itu mereka biasanya menyempatkan untuk berfoto di depan masjid dengan latar belakang kubah warna-warni.
Lokasi Masjid An Nurumi terletak di Jalan Raya Solo km 15, desa Candisari, Kalasan, Kabupaten Sleman. Buat kamu yang berencana menggunakan transportasi umum untuk mengunjungi masjid An Nurumi dari Istana Sultan, Malioboro, atau Tugu Jogja, lebih mudah jika menggunakan Transjogja Route 1A. Kamu bisa berhenti di Kalasan (14 menit berjalan kaki) atau Candi Prambanan (30 menit berjalan kaki).

Itulah sedikit informasi tentang Masjid Tua Palopo ,Untuk itu bagi anda yang ingin membangun maupun merenovasi masjid, percayakan semua kepada kami.dengan begitu hasil bangunan kubah bisa maksimal dari seluruh aspek ,kami sudah berpengalaman lama dalam bidang ini .
     Mau membangun Kubah Masjid yang bahan GRC atau enamel bisa mudahcaranya silahkan hubungi kami untuk konsultasi desain, harga dan cara memulai pekerjaan.
Kami sudah memiliki banyak pengalaman mengerjakan kubah masjid baik di perkotaan maupun di pedesaan, bahkan sampai ke pelosok pedalaman.
HUBUNGI NO WA 0812-1572-277 (T_Sel)


Masjid Agung Banten
 Hasil gambar untuk masjid banten sekarang

     Assalamualikum wr,wb saudara saudara ku semua kembali lai di blog ini,pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang sejarah   Masjid Agung Banten,masjid yang bersejarah ini memiliki banayk cerita .berikut ini singkat sejarah masjid tersebut .
    Masjid Agung Banten adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang penuh dengan nilai sejarah. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tidak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Masjid ini dikenali dari bentuk menaranya yang sangat mirip dengan bentuk sebuah bangunan mercusuar.
Masjid ini dibangun pertama kali pada 1556 oleh Sultan Maulana Hasanuddin(1552-1570), sultan pertama dari Kesultanan Banten. Ia adalah putra pertama dari Sunan Gunung Jati.
    Masjid Agung Banten terletak di Desa Banten Lama, tepatnya di desa Banten, sekitar 10 km sebelah utara Kota Serang. Akses ke lokasi dapat dituju dengan kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Dari terminal Terminal Pakupatan, Serang menggunakan bis jurusan Banten Lama atau mencarter mobil angkutan kota menuju lokasi selama lebih kurang setengah jam.
    Salah satu kekhasan yang tampak dari masjid ini adalah atap bangunan utama yang bertumpuk lima, mirip pagoda Chinayang juga merupakan karya arsitek Cina yang bernama Tjek Ban Tjut. Dua buah serambi yang dibangun kemudian menjadi pelengkap di sisi utara dan selatan bangunan utama.
     Di masjid ini juga terdapat kompleks pemakaman sultan-sultan Banten serta keluarganya. Yaitu makam Sultan Maulana Hasanuddin dan istrinya, Sultan Ageng Tirtayasa, dan Sultan Abu Nasir Abdul Qohhar. Sementara di sisi utara serambi selatan terdapat makam Sultan Maulana Muhammad dan Sultan Zainul Abidin, dan lainnya.
     Masjid Agung Banten juga memiliki paviliun tambahan yang terletak di sisi selatan bangunan  inti Masjid ini. Paviliun dua lantai ini dinamakan Tiyamah. Berbentuk persegi panjang dengan gaya arsitektur Belanda kuno, bangunan ini dirancang oleh seorang arsitek Belanda bernama Hendick Lucasz Cardeel.
    Menara yang menjadi ciri khas Masjid Banten terletak di sebelah timur masjid. Menara ini terbuat dari batu bata dengan ketinggian kurang lebih 24 meter, diameter bagian bawahnya kurang lebih 10 meter. Semua berita Belanda tentang Banten hampir selalu menyebutkan menara tersebut, membuktikan menara itu selalu menarik perhatian pengunjung Kota Banten masa lampau.
    Untuk mencapai ujung menara, ada 83 buah anak tangga yang harus ditapaki dan melewati lorong yang hanya dapat dilewati oleh satu orang. Pemandangan di sekitar masjid dan perairan lepas pantai dapat terlihat di atas menara, karena jarak antara menara dengan laut yang hanya sekitar 1,5 km.
     Dahulu, selain digunakan sebagai tempat mengumandangkan adzan, menara yang juga dibuat oleh Hendick Lucasz Cardeel ini digunakan sebagai tempat menyimpan senjata.
     Itulah sedikit informasi tentang Masjid Agung Banten,Untuk itu bagi anda yang ingin membangun maupun merenovasi masjid, percayakan semua kepada kami.dengan begitu hasil bangunan kubah bisa maksimal dari seluruh aspek ,kami sudah berpengalaman lama dalam bidang ini .
     Mau membangun Kubah Masjid yang bahan GRC atau enamel bisa mudahcaranya silahkan hubungi kami untuk konsultasi desain, harga dan cara memulai pekerjaan.
Kami sudah memiliki banyak pengalaman mengerjakan kubah masjid baik di perkotaan maupun di pedesaan, bahkan sampai ke pelosok pedalaman.
HUBUNGI NO WA 0812-1572-277 (T_Sel)